Pusat Informasi Biologi

Bunga Pukul Empat (Klasifikasi, Morfologi, dan Gerak Mekarnya Bunga)

Bunga Pukul Empat – Penjelasan berikut dalam materi biologi yaitu mengenai bunga pukul empat. Bunga pukul empat atau Mirabilis jalapa L. adalah tanaman yang dapat tumbuh di mana saja. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias di pekarangan atau sebagai pagar pembatas rumah. Bunga pukul empat disebut pula bunga sore, disebut demikian karena bunganya mekar saat sore hari dan dapat bertahan hanya sekitar beberapa jam saja.
Bunga Pukul Empat
Bunga Pukul Empat
Pada pangkal bunga saat dipetik, akan keluar setitik air yang mempunyai rasa manis. Selain nama di atas, tanaman ini punya nama lain yaitu: kembang pagi sore, bunga waktu kecil (Sumatra); kederat, segerat, tegerat (Jawa); kupa oras, cako raha (Maluku); bunga-bunga paranggi, bunga-bunga parengki (Sulawesi); dan Zi Mo li (China).

Bunga Pukul Empat

Tumbuhan bunga pukul empat mempunyai variasi yang beragaman, diantaranya terlihat pada morfologi luar tubuhnya yakni perbedaan warnanya, terdapat bunga pukul empat berwarna putih, putih ungu, kuning, merah dan masih banyak lagi jenisnya.

Berikut klasifikasi bunga pukul empat :
  • Kingdom         : Plantae (Tumbuhan) 
  • Subkingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) 
  • Super Divisi    : Spermatophyta (Menghasilkan biji) 
  • Divisi               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) 
  • Kelas               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) 
  • Sub Kelas        : Hamamelidae 
  • Ordo:               : Caryophyllales 
  • Famili              : Nyctaginaceae 
  • Genus              : Mirabilis 
  • Spesies            : Mirabilis jalapa L.

Morfologi Organ Tumbuhan Mirabilis jalapa L. [Bunga Pukul Empat]

Berikut merupakan morfologi yang dapat dilihat dari jenis bunga ini:

1. Daun atau Folium 
Daun Mirabilis jalapa L. termasuk daun yang tidak lengkap karena hanya memiliki helaian daun, dan tangkai daunnya saja. tepi daun rata (integer),letaknya berhadapan.  Termasuk daun majemuk menyirip genap.
  • Bangun Daun (Circumcriptio)

Mirabilis jalapa L. memiliki bangun daun atau bentuk daun yaitu banguns egitiga (triangularis), yaitu bangun segitiga yang sama ketiga sisinya.

  • Pangkal Daun (Baifolii) 

Bentuk pangkal daun pada Mirabilis jalapa L. yaitu rompang atau rata(truncatus), ini terdapat pada bangun segitiga, delta, dan tombak. 

  • Susunan Tulang Daun (Nervatio Atau Venatio) 

Susunan tulang daun pada tanaman Mirabilis jalapa L. yaitu susunannya menyirip (penninervis), daun yang seperti ini mempunyai satu ibu tulang yang berjalan dari pangkal ke ujung, dan merupakan terusan pangkal daun.Dari ibu tulang ini ke samping keluar cabang-cabang seperti mengingatkan kita pada susunan sirip pada ikan. 

  • Ujung Daun (Apex folii) 

Ujung daun pada Mirabilis jalapa L. yaitu meruncing (acuminatus), seperti pada ujung yang runcing, tetapi titik pertemuan kedua tepi daunnya jauh lebih tinggi dari dugaan, hingga ujung daunnya nampak sempit panjang dan runcing.  Daging Daun (INTERVENIUM)  
Daging daun pada Mirabilis jalapa L., daging daunnya tipis seperti selaput (membranaceus). Sifat lainnya pada daun adalah warnanya yaitu hijau, dan  permukaannya gundul (glaber). 

  • Tata Letak Daun (PHYLLOTAXIS ATAU DISPOSITIO FOLIORUM) 

Tata letak daun pada batang pada tanaman Mirabilis jalapa L., yaitu berhadapan bersilangan (opposite decussata).

2. Batang (Caulis) 
Batang pada Mirabilis jalapa L. merupakan batang basah (herbaceus), yaitu batang yang lunak dana berair. 

  • Bentuk Batang 

Bentuk batang pada Mirbilis jalapa L yaitu bulat (teres) 

  • Arah Tumbuh Batang  

Arah tumbuh batang pada Mirabilis jalapa L. yaitu tegak lurus (erectus), yaitu jika arahnya lurus keatas.  

3. Akar (Radix) 
Sistem perakaran pada Mirabilis jalapa L. merupakan sistem akar tunggal, yaitu jika akar lembaga tumbuh terus menjadi akar pokokyang bercabang cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil. Warnanya berwarna putih. 

Bunga pukul empat merupakan tanaman hias, pada umur 3 bulan tanaman ini baru mulai berbunga Bunga pukul empat termasuk dalam suku kampah – kampahan. Bunganya seperti terompet kecil, warna bunga tergantung jenisnya, ada yang merah, putih, kuning, bahkan kadang-kadang dalam satu pohon terdapat warna campuran. Batangnya tebal dan tegak tidak berbulu dan banyak bercabang-cabang. 

Daunnya berbentuk seperti gambar hati berujung runcing dan panjangnya 3 – 15 cm. lebarnya 2 – 9 cm. Bijinya bulat berkerut, jika sudah masak berukuran 8 mm. Pada waktu muda bijinya berwarna hijau, kemudian berubah menjadi hitam kehitaman. Akhirnya pada saat matang bewarna hitam sepenuhnya. Buahnya keras, berwarna hitam, berbentuk telur dan bila sudah tua di dalamnya terdapat zar tepung yang mengandung lemak. Tanaman ini biasanya tumbuh liar tidak terpelihara. 

Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan. Di Indonesia hampir ditanam dimana-mana sehingga mudah dijumpai karena tanaman ini mudah beradaptasi dengan iklim tropik, dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi.

Bunga pukul empat merupakan tanaman tropis, dapat tumbuh sampai ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut. Suhu yang dikehendaki berkisar antara 26 – 30° C, meskipun suhu lingkungan sejuk, namun demikian juga membutuhkan sinar matahari yang cukup. Tanah yang dikehendaki untuk pertumbuhan Bunga Pukul Empat adalah tanah yang gembur, subur, dengan pH tanah 6 – 7.

Bunga pukul empat tidak dapat setiap saat mekar. Mekarnya hanya pada jam-jam tertentu saja, yaitu pada sore hari.

Jenis Gerakan Bunga Pukul Empat

Bunga Pukul Empat
Gerak pada Bunga Pukul Empat
Disebut sebagai bunga pukul empat karena biasanya mekar saat pukul empat sore, hal itu dikarenakan adanya rangsangan cahaya, gerakan ini dinamakan dengan gerak fotonasti. Tanaman ini termasuk dalam kelas Dicotyledones, yaitu kelas tumbuhan yang mempunyai biji keping dua, mempunyai kelopak dengan kelipatan 4 sampai 5, serta urat daunnya yang menjari. Selain sebagai tanaman hias, bunga ini berfungsi juga sebagai pembatas pagar. Kita bisa menjumpainya di dataran rendah maupun perbukitan yang banyak mendapat sinar matahari.

Bunga pukul empat warna putih dipadu dengan merah muda sebagai hasil dari penyilangan. Bunga pukul empat selain indah, juga mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Kandungannya yang berupa betaxanthis, zat asam lemak serta zat asam minyak dapat digunakan sebagai obat pelancar sirkulasi darahdan peluruh air seni (diuretik).

Selain itu, bunga yang mempunyai nama binomial ''mirabilis jalapa'' ini bisa meredakan radang amandel, radang tenggorokan, batuk berdarah, kanker, batu ginjal, batu empedu, dan kencing manis. Salah satu di antara manfaatnya yang sangat penting bagi wanita adalah dapat mengatasi keputihan, cukup rebus bunga pukul empat dengan kulit delima kering atau lidah buaya, kemudian minum. Meskipun banyak manfaatnya, wanita hamil tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya dan untuk perebusannya dilarang menggunakan alat-alat yang terbuat dari besi.

Menurut berbagai penelitian, gerak mekarnya bunga tersebut karena pengaruh berbagai faktor yang saling terkait, cahaya, suhu, kelembapan udara di sekitarnya. Faktor-faktor tersebut yang menyebabkan terjadinya perubahan turgor pada bunga, sehingga bunga mekar.

Nach demikian penjelasan materi biologi kali ini tentang Bunga Pukul Empat. Semoga penjelasan tersebut dapat dipahami oleh sahabat serta dapat bermanfaat dan dimanfaatkan kea rah yang lebih baik lagi. Namun kami tetap berharap saran dari sahabat jika ada kekeliruan dalam penyajian materi yang kami bagikan di atas. – [CabangBiologi]

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Bunga Pukul Empat (Klasifikasi, Morfologi, dan Gerak Mekarnya Bunga)

0 komentar:

Poskan Komentar